Sabtu, 19 April 2014

Kenapa sih, mau ikut bisnis jaringan?

Barusan mau tidur, jadi inget, seseorang (mahasiswa yang penelitannya ttng MLM, Money Game dll) nanya begini kemaren: "Mb kenapa, sih mau ngikut bisnis jaringan? tau gak berapa jumlah orang yang ngikut, trus tau gak berapa dari mereka yang berhasil? di Palembang nih, ada berapa sih yang dapet sekian? Kita kan harus liat berapa persen orang yang gagal "
wah.. saya gak pernah mikirin tuh... sama juga seperti saat UMPTN dulu saya gak mikirin berapa ratus/ribu orang yg bakal gak lulus di FK UNSRI.Saya juga gak mikirin berapa banyak Salon & SPA yang tutup setelah jalan 1,3 atau 5 tahun saat saya memutuskan buka bisnis bernama Dedaun Rumah Perawatan Wanita. Saya juga gak pernah mikirin berjuta2 sperma yang mati dan gagal membuahi Sel Telur sampe akhirnya saya bisa lahir di dunia ini .
Saya cuma "take action" saja saat kesempatan lewat di depan mata. Saya liat perusahaannya, legalitasnya, succesplannya, orang2nya, bisa gak dilakukan tanpa mengganggu kewajiban harian lainnya, di cocokkan sama impian saya, lanjut dah... 
Menurut saya, ketakutan ketakutan itu adalah batu besar yang akan menghalangi langkah kita. Kalau tidak membuat kita berhenti, paling tidak dia akan jadi penghambat langkah. Harusnya kita sudah 1 km di depan, eh kita malah maju mundur di langkah pertama. 
Jujur saja, setiap orang ketika ditanya, pengen gak punya bisnis sendiri? jawabnya saya yakin 90% akan jawab "YA". Gak peduli PNS, karyawan swasta, ibu rumah tangga, pensiunan, semua profesi lah pokoknya. Semua juga nyadar kalau punya dua sumber penghasilan selalu lebih baik dari pada hanya punya satu income. Tapiiiiii.. kemudian akan ada ujungnya. Gak punya modal, gak punya keahlian, gak tau harus mulai dari mana, gak punya tempat... Betul, kan?  
Kalau punya modal, bisa beli franchise usaha. Keahlian? tinggal kursus sesuai minat. Males mikir? buat saja kost kost-an yg tiap bulan/tahun si penyewa setor uang ke kita. Punya hobi? ya tinggal kembangkan hobi. Suka  masak? beli peralatan, buka toko kue. Suka Tanaman? buka florist, toko bunga. Banyaklah yang bisa dilakukan.
Kalau modal kembang kempis bagaimana? Naaah.. Kalau bener2 pengen, kenapa tidak mencoba bisnis jaringan? Modal minim, gak perlu sewa tempat, gak perlu ditungguin, waktu kerja bisa dipilih sendiri, mau capek atau mau nyantai terserah kita. Sambilan bekerja yang lain, bisa mulai merintis, mengembangkan jaringan dan membinanya.
Gak usah kebanyakan mikir. Kalau sudah jalan bisnisnya, apa pun itu, pasti juga akan dipikirin. Orang kuliah jurusan bisnis meski ilmunya banyak, banyak juga yang gak punya bisnis karena selalu berkutat dengan teori. Kalau udah nyemplung lalu gak dipikirin, gak dikerjain? Ya salah sendiri kalau ternyata gagal...
Lebih baik mencoba dan berusaha kemudian gagal dari pada tidak pernah mencoba dan selalu berandai-andai bagaimana kalau gagal  
Setuju?

Rabu, 01 Januari 2014

AMANKAH PLASTIKMU?

Sebenarnya, tak sulit membedakan mana plastik yg aman atau tidak untuk digunakan sebagai wadah makanan or minuman. KENALI KODE DAN SIMBOL YANG BERLAKU INTERNASIONAL. Simbol yg dipakai adalah SEGITIGA dg kode angka di dalamnya.

...

KODE 1 ATAU PETE (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE)

Biasa dipakai utk botol plastik,berwarna jernih/tembus pandangseperti botol air mineral . Botol dg plastik seperti ini direkomendasikan hanya utk sekali pakai.Jika terlalu sering dipakai,lapisan polimer pada botol akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yg dapat menyebabkan kanker dlm jangka panjang.

KODE 2 ATAU HDPE (HIGH DENSITY POLYETHYLENE)

Biasa dipakai utk botol susu yg berwarna putih susu,tupperware,galon air minum,kursi lipat dan lain-lain. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yg aman utk digunakan.Namun,HDPE sebaiknya tdk digunakan terlalu sering dan lama,sebab pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

KODE 3 ATAU V ATAU PVC (POLYVINYL CHLORIDE)

Jenis plastik ini termasuk yg paling sulit di daur ulang.plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap),dan botol-botol. Reaksi yg terjadi antara PVC dg makanan yg dikemas dg plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal,hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V).

KODE 4 ATAU LDPE (LOW DENSITY POLYETHYLENE)

Plastik jenis ini adalah tipe coklat yg dibuat dari minyak bumi. Biasa dipakai untuk tempat makanan,plastik kemasan, dan botol-botol yg lembek. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan akan tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dg makanan yg dikemas dg bahan ini.

KODE 5 ATAU PP (POLYPROPYLENE)

Jenis PP ini adalah pilihan bahan plastik terbaik,terutama utk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan,botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah barang dg kode angka 5 saja bila membeli barang berbahan plastik utk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

KODE 6 ATAU PS (POLYSTYRENE)

PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan STYROFOAM ,tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Bahan ini harus dihindari,karena selain berbahaya utk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yg berakibat pada masalah reproduksi ,pertumbuhan dan sistem syaraf. Bahan ini sulit di daur ulang.

KODE 7 ATAU OTHER

Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis yaitu SAN (STYRENE ACRYLONITRILE), ABS (ACRYLONITRILE BUTADIENE STYRENE), PC (POLYCARBONATE) dan NYLON. SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yg sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. PC dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan dan minuman.

SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT.

AYO KITA SELAMATKAN BUMI KITA DARI SAMPAH PLASTIK.
(copas dari statusnya Indah Mastuti)